
Sekretaris Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Kosasih membuka Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun 2026, Jum’at (22 Mei 2026) di RR Bima Utama.
Dalam amanat, Sekdis menegaskan, bahwa kegiatan sertifikasi yang diselenggarakan oleh Dinas BMPR, bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah kongkret dan strategis Pemrov Jawa Barat bersama para mitra untuk memotong komparasi angka, dimana saat ini menurut BPS di Jawa Barat terdapat 1.701.383 tenaga kerja di bidang kontruksi akan tetapi dalam catatan LPJK Kementerian PU baru 86.303 yang memilik sertifikat sesuai bidangnya berarti masih 1,6 juta tenaga kerja sektor belum bersertifikat.

Sertifikat adalah bukti formal atas kemampuan dan keahlian yang diakui negara dan dunia usaha. Sertifikat menjadi persyaratan untuk pencaraian kerja, dan pijakan pengembangan karir di sektor konstruksi. Sertifikasi tenaga kerja konstruksi untuk mewujudkan pembangunan infrasruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Sementara Zaenal Arifin dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, menyampaikan bahwa uji sertifikasi kompetensi tenaga kerja konstruksi, merupakan amanat UU No.2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi bahwa pekerja konstruksi wajib mempunyai lisensi sertifikasi di bidangnya yang sekaligus sebagai perlindungan.

Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun 2026, sebagaimana laporan, Kepala Bidang Jasa Kontruksi, Suparyo diikuti oleh 327 peserta fresh graduate, dimana 100 peserta mengikuti uji kompetensi di Dinas BMPR dan 227 peserta mengikuti uji kompetensi di UPI masing-masing untuk Jabatan kerja Ahli Muda K3 Konstruksi, Ahli Muda Jalan, ahli Muda Teknik Bangunan Gedung dengan asesor dari 6 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun 2026 merupakan kerjasama Dinas BMPR Provinsi Jawa Barat dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Winaya Mukti dan Universitas Langlangbuana yang diselenggarakan, Jum’at-Sabtu (22-23 Mei 2026) di Kantor Dinas BMPR Jl. Asia Afrika 79 dan Kampus UPI Jl. Setiabudi, Kota Bandung.


Penulis: Humas



